Rihlah Ramadhan Darul Ulum: Menelusuri Jejak Perjuangan Syaikhona Kholil dan Sunan Ampel
Tim Redaksi Darul Ulum Tlasih | 09 Maret 2026 | Dibaca 16 kali | OPERATOR 2

Bismillah, rombongan santri Darul Ulum Tlasih siap bertolak menuju Madura dan Surabaya dalam agenda Rihlah Ramadhan 2026. Semangat mencari barokah di bulan suci.

DARUL ULUM ONLINE – Bulan Ramadhan bukan hanya momentum untuk meningkatkan intensitas ibadah ritual di dalam masjid, namun juga menjadi kesempatan emas untuk memperdalam wawasan sejarah dan spiritualitas Islam. Memanfaatkan momentum mulia ini, keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ulum Tlasih menyelenggarakan kegiatan "Rihlah Ramadhan", sebuah perjalanan religi penuh makna menuju dua titik poros dakwah Islam di Jawa Timur: Maqam Syaikhona Kholil di Bangkalan dan Sunan Ampel di Surabaya.

Menyambung Sanad Spiritual ke Tanah Madura

Destinasi pertama rombongan adalah Maqam Syaikhona Kholil Bangkalan. Sebagai sosok yang dijuluki sebagai "Mahaguru para Ulama Nusantara", menziarahi maqam beliau merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya para santri untuk menyerap semangat keilmuan.

Di bawah pilar-pilar masjid yang megah di Bangkalan, ratusan santri Darul Ulum tampak khusyuk melantunkan dzikir, tahlil, dan doa bersama. Kegiatan ini bertujuan agar para santri tidak hanya mengenal nama besar beliau melalui kitab-kitab sejarah, tetapi juga merasakan kedekatan batin dengan sosok yang menjadi kunci berdirinya organisasi-organisasi besar Islam di Indonesia.

Meneladani Dakwah Walisongo di Ampel Denta

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Surabaya, tepatnya ke kawasan wisata religi Sunan Ampel. Di sini, suasana Ramadhan terasa begitu kental. Para santri diajak menyusuri lorong-lorong bersejarah menuju maqam Raden Rahmat (Sunan Ampel), sang arsitek dakwah Islam di tanah Jawa.

Melalui ziarah ini, pesantren ingin menanamkan nilai "Tawadhu’" dan kesantunan dalam berdakwah, sebagaimana yang dicontohkan oleh Sunan Ampel melalui prinsip Moh Limo. Santri diajak melihat langsung bagaimana Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang damai, santun, dan merangkul budaya lokal.

Lebih dari Sekadar Ziarah: Membentuk Karakter Mandiri dan Bermanfaat

Rihlah Ramadhan ini dirancang sebagai sarana edukasi di luar kelas (outdoor learning). Selama perjalanan, para santri dilatih untuk menjaga adab, disiplin waktu, dan kebersamaan antar sesama teman. Hal ini selaras dengan motto pondok untuk mencetak generasi yang Mandiri, Tawadhu’, dan Bermanfaat.

“Kami berharap rihlah ini memberikan suntikan semangat baru bagi santri. Setelah melihat sejarah perjuangan para wali, mereka diharapkan lebih giat belajar demi menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar salah satu perwakilan pengurus.

Kegiatan ini ditutup dengan perasaan bahagia dan tenang yang terpancar dari wajah-wajah para santri, membawa pulang sejuta hikmah dan barokah dari perjalanan di bulan suci.


Dokumentasi Visual Kegiatan

Mari saksikan keseruan dan khidmatnya perjalanan Rihlah Ramadhan santri Darul Ulum melalui tautan di bawah ini:


Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Ajaran 2026/2027

Jadilah bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ulum Tlasih. Kami mengundang Bapak/Ibu wali santri untuk mendaftarkan putra-putrinya melalui sistem online yang mudah dan cepat.

Motto Kami: Mandiri, Tawadhu’, Bermanfaat!!


Ikuti Kami di Media Sosial Lainnya:




Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin